fbpx
Investasi

CARA HITUNG KEUNTUNGAN BUNGA DEPOSITO

Bagi anda yang suka berurusan dengan pihak bank, tentu anda akan kenal dengan istilah deposito yang berurusan dengan pihak bank dan deposito bisa menjadi salah satu anternatif tabungan yang sangat ideal. Deposito menjadi jenis tabungan berjangka yang banyak diminati masyarakat. Kelebihan dari deposito yaitu menawarkan bunga yang lumayan besar.

Deposito juga menjadi produk simpanan bank yang penyetoran dan penarikan hanya bisa dilakukan di waktu yang sudah disepakati, sehingga tidak bisa sembarang waktu. Apabila dana yang tersimpan diambil dalam jangka waktu yang lebih cepat, maka nasabah akan menerima denda atau penalti. Semakin besar uang disimpan dalam deposito, maka akan semakin besar keuntungan yang diperoleh.

Deposito juga memiliki keuntungan yang relatif stabil, sehingga sangat rekomended untuk dipilih. Stabilitas deposito dikatakan lebih baik dibandingkan dengan emas, obligasi dan juga saham. Peluang investasi deposito juga mengalami peningkatan dari setiap tahunnya, tak heran peminatnya semakin banyak.

Cara Perhitungan Keuntungan Bunga Deposito

Untuk melakukan perhitungan deposito, maka prosesnya tidaklah terlalu sulit. Rumus yang bisa dipakai untuk menghitung deposito “Keuntungan bunga deposito = suku bunga deposito X nominal yang telah disimpan X hari/365”. Untuk menghitung pajak deposito yaitu dengan “pajak deposito = tarif pajak X bunga deposito”. Sedangkan untuk menghitung pengembalian deposito dengan cara “pengembalian deposito = jumlah investasi + (bunga deposito – pajak)”.

Misalnya, Ozawa mau melakukan simpanan deposito dengan nominal Rp 100 juta dan memilih jangka waktu 12 bulan. Ozawa juga memilih ketentuan bunga sebesar 5% dan pajaknya sekitar 20%. Dengan data yang tadi maka ada beberapa perhitungan yang diperoleh.

Keuntungan bunga deposito yang diperoleh Ozawa

5% x Rp100 juta x 360 / 365 = Rp4931506, 849

Pajak Deposito yang dikenakan kepada Ozawa

20% x Rp41.666,667 = Rp986301,369

Pendapatan bersih yang diperoleh Ozawa

Rp4.931.506, 849 – Rp986.301,369 = Rp3.945.205,48

Tidak hanya itu, ada cara lain yang bisa dipilih untuk membagikan dana menjadi berbagai jenis produk deposito dan dibedakan sesuai jangka waktunya. Dengan menerapka strategi ini, maka anda bisa memperoleh keuntungan yang lebih dan anda bisa memperoleh uang tunai lebih cepat. Cara ini akan membuat anda bebas penalti.

Pemilihan jangka waktu yang lebih panjang akan membuat suku bunganya relatif lebih rendah, sehingga anda berpeluang untuk memperoleh tingkat suku bunga yang lumayan tinggi. Tak hanya itu, faktor lain yang harus diperhatikan dalam menentukan deposito yaitu adanya faktor inflasi.

Tentukan Arah Dalam Menentukan Deposito

Untuk memaksimalkan deposito, maka anda bisa menentukan arah berdeposito. Tidak hanya harus memiliki deposito sesuai jangka waktunya, namun anda juga perlu deposito dengan menentukan jenisnya. Bagi anda yang ingin memiliki deposito dengan suku bunga tinggi, maka anda cocok sekali memilih deposito berjangka.

Bagi anda yang memiliki kekhawatiran akan membutuhkan uang suatu saat, maka anda bisa memilih jenis deposito likuid atau on call. Setelah berhasil menentukan jenis depositonya, maka anda bisa membandingkan suku bunga antar banknya. Untuk anda yang masih binggung menentukan pilihan banknya, maka anda bisa memilih bank yang memiliki reputasi baik.

Demikian ulasan singkat mengenai cara perhitungan keuntungan bunga deposito dan semoga semua bahasannya bermanfaat untuk para pembaca.

Leave A Comment

Chat sekarang!
1
Hallo, Kak! Ada yang bisa kami bantu?