fbpx
Blog

IBU RUMAH TANGGA LEBIH HEBAT DARI PEKERJA KARIR

Mungkin kamu berfikir, bahwa pekerja karir yang terbiasa bekerja di dalam gedung-gedung mewah memiliki nilai yang lebih tinggi dari seorang Ibu Rumah Tangga. Jika kamu berfikir demikian eits… baca dulu selengkapnya kenapa kamu tidak boleh meremehkan pekerjaan ibu rumah tangga ya.

Pekerjaan ibu rumah tangga memang terlihat mudah, karena hanya mengurus pekerjaan yang ada di rumah. Selain itu tanggung jawabnya tidak seluas seseorang yang menginjakan kaki di dunia karir. Pekerja atau karyawan kantoran bertanggung jawab penuh terhadap jabatanya atau demi kelangsungan perusahaan tempat ia bekerja. Tidak jarang juga ada karyawan yang bekerja dan bertanggung jawab kelangsungan hidup perusahaan.

Ibu rumah tangga melakukan pekerjaan yang bisa kita sebut tidak terlalu memiliki dampak bagi kelangsungan sebuah perusahaan, namun ibu rumah tangga sangat memiliki dampak bagi menghasilkan keluarga yang bahagia. Karena pekerjaan ibu rumah tangga yang memiliki tanggung jawab yang tidak begitu terlihat biasanya menjadi pelampiasan amarah seorang suami yang sangat lelah dari pekerjaanya di kantor.

Sang suami biasanya membentak sang istri dengan membawa-bawa beban pekerjaan yang telah ia alami dan ia emban dalam sebuah perusahaan. Sedangkan sang istri hanya bisa menerima amarah sang suami dengan tabah dan sabar. Tapi, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui bahwa pekerjaan rumah tangga tidak bisa juga dianggap sebagai pekerjaan yang remeh.

Mari kita bahas apa saja sih yang biasanya dikerjakan oleh ibu rumah tangga di kehidupan berumah-tangga baik istri, suami, dan juga anak.

  1. Memasak Makanan untuk Keluarga

Tugas utama seorang istri yang paling sering diminta oleh suaminya ialah memasak. Memasak memang pekerjaan yang membutuhkan usaha tinggi namun hasilnya hanyalah sebuah makanan yang dihidangkan. Maka dari itu biasanya suami sering berkata “Ah cuma masak aja masa capek sih?”.

Padahal memasak membutuhkan ilmu yang sangat tinggi bagi ibu rumah tangga, menyajikan masakan untuk rumah tangga perlu ilmu memasak yang bisa dibilang tinggi, dan juga jumlah masak yang tinggi, karena anggota keluarga dalam rumah tangga tidak hanya seorang suami yaitu terdapat sang anak juga, Terkadang istri juga memasak untuk mertuanya.

  • Mencuci Pakaian Keluarga

Pekerjaan ibu rumah tangga selanjutnya ialah mencuci pakaian-pakaian keluarga. Setiap hari pastinya kita mengenakan berbagai macam pakaian dari berbagai macam anggota  keluarga, otomatis pakaian akan menumpuk ketika seluruh aktivitas telah selesai. Biasanya pakaian kotor akan menumpuk di malam hari ketika sang suami pulang bekerja.

Mencuci pakaian sering kali dianggap pekerjaan yang mudah, karena hasilnya hanyalah pakaian yang terlihat bersih bukan menjadikan pakaian tersebut menjadi baru. Padahal mencuci pakaian bukan merupakan pekerjaan yang bisa dianggap remehh, mengingat jenis baju, bahan baju, dan warna baju berbeda-beda membuat teknik mencuci juga berbeda-beda.

  • Mengurus Anak

Mengurus anak merupakan tugas dan kewajiban setiap orang tua baik suami dan juga istri. Namun, terkadang tanggung jawab dalam mengurus anak diberikan secara penuh terhadap sang istri. Maka dari itu kita sering mendengar istilah anak lebih dekat kepada ibu dari pada sang ayang. Isilah tersebut sudah sangat sering dialam banyak pasangan berumah tangga khususnya bagi rumah tangga yang suaminya sangat sibuk.

Mengurus anak tidaklah mudah, karena mengingat mengurus anak berarti membesarkan generasi yang akan berguna bagi bangsa dan Negara. Mengurus anak dimulai dari ia bangun tidur sampai tidur kembali dimalam hari. Dimulai dari membuat sarapan, membuatkan susu, mengajarinya, mencuci bajunya, mengurus sekolahnya, dan juga mendengarkan keluhanya. Maka dari itu tanggung jawab dalam mengurus anak sangatlah berat dan seharusnya bukan hanya seorang istri yang melakukanya seorang diri.

  • Membersihkan dan Merawat Rumah

Membersihkan dan merawat rumah sering dijadikan tanggung jawab seorang istri juga, karena sang istri tugasnya dirumah sering diminta untuk sekalian membersihkan rumah. Mulai dari kamar suami, kamar anak, dan kamar mandi semuanya harus dibersihkan oleh sang istri. Biasanya membersihkan rumah mulai dari menyapu, mengepel, membersihkan debu langit-langit, dan juga mengelap kaca-kaca yang ada dirumah.

Membersihkan rumah memang terlihat mudah, namun jika melakukanya  akan sangat-sangat melelahkan karena membersihkan merupakan perkerjaan kasar yang membutuhkan tenaga dan juga bahkan teknik. Seorang istri harus membersihkan rumah terkadang sebelum sang suami dan sang anak sudah pulang dirumah.

  • Mengurus Kebun Rumah

Jika rumah memiliki kebun yang berisi tanaman-tanaman yang bertujuan untuk menyegarkan rumah dan membuat rumah menjadi hijau biasanya memerlukan perawatan-perawatan dan treatment. Biasanya mengurus kebun dimulai di pagi hari jadi ibu rumah tangga biasanya sudah bangun pagi untuk menyiram tanaman mungkin setelah membuat sarapan dan membereskan kamar-kamar.

Tanaman disiram dipagi hari dan juga dibersihkan daun-daun mati yang membuat kebun menjadi terlihat kotor. Tanaman-tanamann yang berada di kebun juga perlu diberi pupuk, tak jarang juga perlu melakukan pemangkasan terhadap tumbuhan-tumbuhan liar maupun tanaman yang sudah mulai tumbuh liar.

  • Mengurus Keuangan Keluarga

Jika ditanya dalam mengurus keuangan keluarga kenapa ibu rumah tangga lebih hebat dibandung sang suami, dikarenakan ibu rumah tangga harus tau apa saja kebutuhan-kebutuhan rumah tangga yang perlu dibeli perbulanya. Ibu rumah tangga juga tau biaya pengeluaran yang cukup untuk membeli bahan-bahan masak untuk makanan hingga satu bulan.

Terkadang juga ada istilah seorang suami takut membeli barang impianya seperti menambah kendaraan, membeli PS, membeli HP baru, dan membeli untuk keperluan hobi lainya tetapi takut ketawan istri. Itu semua wajar sekali karena banyak dari rumah tanggan hanya ibu rumah tangga yang mengetahui uang yang cukup untuk bertaham hidup dalam sebulan.

Nah setelah mengetahui tugas-tugas ibu rumah tangga serta apa saja yang ibu rumah tangga lakukan setiap poinnya. Yuk sekarang kita bahas, kira-kira tanpa ibu rumah tangga jika tidak ingin melakukan semua tugasnya sebagai ibu rumah tangga, kira-kira sang suami harus menggunakan jasa apa saja ya agar keluarganya tetap stabil dan berapa sih biaya yang perlu dibayar.

Jasa yang harus digunakan apabila ibu rumah tangga tidak ada memerlukan 6 jasa sebagai pengganti setiap poin-poin yang dikerjakan ibu rumah tangga, yaitu sebagai berikut :

  1. Untuk menggantikan tugas memasak seorang ibu rumah tangga diperlukan seorang juru masak atau chef, untuk menggunakan jasa juru masak atau chef biaya yang dikeluarkan untuk membayar gaji juru masak rata-rata ialah Rp 3.269.712 atau bisa dibilang 3,3 juta perbulanya.
  2. Mencuci baju dan setrika diperlukan seorang yang menyediakan jasa cuci baju dan setrika seperti laundry-laundry pada umumnya. Berdasarkan data yang kami dapat rata-rata yang harus kamu bayar adalah Rp 2.542.654 atau bisa dibilang 2,6 juta rupiah perbulanya.
  3. Mengurus anak penggantinya ialah menggunakan jasa baby sitter, untuk menggunakan jasa baby sitter kamu perlu mengeluarkan biaya perbulanya untuk membayar gaji baby sitter. Gaji  rata-rata baby sitter ialah Rp 2.500.000.
  4. Jika ibu rumah tangga tidak dapat membersihkan rumah pribadimu maka kamu memerlukan jasa asisten rumah tangga. Asisten rumah tangga mempunyai berbagai macam, ada yang khusus  dan ada juga yang dapat mengerjakan semuanya. Namun sangat jarang ada yang bisa mengerjakan semuanya. Gaji rata-rata asisten rumah tangga yang kamu perlu bayar hanya untuk membersihkan rumah ialah Rp 2.000.000.
  5. Untuk mengurus perkebunan kamu perlu menggunakan jasa tukang kebun baik disediakan oleh perusahaan atau kamu juga bisa mencari orang untuk megurus kebun dirumahmu. Gaji rata-rata tukang kebun yang harus kamu bayar adalah Rp 1.800.000.
  6. Terakhir jika ibu rumah tangga tidak dapat mengurus semua urusan rumah tanggamu otomatis ibu rumah tangga tidak akan tau apa saja yang diperlukan dalam perbulanya, dan kamu butuh jasa pengurus keuangan kamu. Jika kamu menggunakan jasa keuangan, gaji yang harus kemu berikan rata rata Rp 4.000.000

Jika semua ditotal apabila ibu rumah tangga tidak ingin melakuka kegiatan rumah tangga maka kamu memerlukan biaya sebesar Rp 16.200.000 untuk membayar semua jasa yang disebutkan diatas. Uang 16,2 juta tersebut hanya mampu membayar jasa mereka 8 jam kerja saja.

Jadi jika, kamu adalah ibu rumah tangga yang menjalankan kegiatan rumah tangga tentunya kamu adalah wanita dengan gaji yang setara dengan jasa-jasa tersebut. Tanpa perlu menjadi wanita karir dan bekerja sebagai ibu rumah tangga dirumah berarti kamu perlu diberi upah atau gaji sebesar 16,2 juta. Namu setelah difikir-fikir ternyata ibu rumah tangga tidak hanya bekerja 8 jam, namun harus siap sedia selama 24 jam, maka suami kamu seharusnya membayar kamu 48,6 Juta perbulanya.

Jadi jika kamu dimarahi suami karena hanya mengerjakan pekerjaan rumah kamu bisa menjelaskan seperti penjelasan diatas, dan semoga suami kamu mengerti dan mulai membantuk kamu dalam pekerjaan rumah tangga. Sesungguhnya pekerjaan rumah tangga tidak hanya dilakukan oleh ibu rumah tangga, bahkan dalam ajaran agama bahwa sesungguhnya pihak suami lah yang berkewajiban melakukan kegiatan rumah tangga.

Leave A Comment

Chat sekarang!
1
Hallo, Kak! Ada yang bisa kami bantu?